Artikel School Age - Lower Grade

Resolusi Pengasuhan di Tahun Baru

Apa yang kira-kira bisa dilakukan orangtua agar bisa menjalankan dan mempertahankan resolusi pengasuhan tahun baru? Yuk coba belajar menggunakan prinsip SMART.

Potensi Bakat Saja Tidak Cukup

Setiap anak punya potensi bakat yang berbeda-beda, ada yang di bidang menyanyi, membuat cerita, menari, olahraga, memecahkan teka-teki, memasak, melukis, berkebun, menjahit, membangun pertemanan, dan sebagainya. Namun agar dapat teraktualisasi dan bisa membuahkan suatu karya, potensi bakat saja tidaklah cukup.

Setiap Anak Cerdas

Ide Einstein bahwa pada dasarnya setiap individu punya kemampuan dan kelebihan yang berbeda-beda sejalan dengan pemikiran Howard Gardner, pencetus teori kecerdasan majemuk. Menurutnya, setiap anak cerdas, tinggal kacamata mana yang mau kita pakai untuk melihat.

Tips Membuat Aturan yang Efektif

Membuat orang mengikuti aturan bukan hal yang mudah. Jangankan anak-anak, orang dewasa saja kadang masih suka mencari celah ya untuk tidak melakukan aturan tertentu.

Mengajarkan Anak Bisa Membedakan Berita Hoax

Saat ini kita hidup di era informasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Ketika semua orang dengan smartphone bisa mempublikasi berita online, semakin sulit untuk membedakan mana berita fakta dan mana yang bukan.

Saat Anak Melakukan Kesalahan

We learn from our mistakes. Belajar mengatasi perasaan negatif seperti malu, frustrasi, dan rasa bersalah, serta memikirkan solusi untuk memperbaiki kesalahan, adalah keterampilan yang penting agar kita bisa menjadi individu yang tangguh dan pantang menyerah. Bagaimana cara orangtua menyikapi kesalahan anak?

Yuk Liburan Bersama Anak!

Banyak yang berpikiran bahwa pergi berlibur bersama anak akan repot karena banyak hal yang harus dipersiapkan dan dibawa saat liburan. Namun dibalik kerepotan tersebut, selama parents mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, pasti bisa diatasi.

Di Saat “Likes” Lebih Penting daripada Nilai Sekolah

Ada sebuah studi dari University of California di Los Angeles yang meneliti mengenai perilaku anak sekolah dengan media sosial, yakni mereka mendapatkan bahwa likes-loves-comments menjadi barometer sebuah pergaulan di kalangan anak sekolah saat ini. Mendapatkan ketiga hal ini seperti menjadi sesuatu yang menagih bagi anak sehingga mereka selalu mencari cara bagaimana mereka dapat menjadi populer.

Kapan Mulai Mengenalkan Media Sosial Kepada Anak?

Sebagai orang tua yang menggunakan digital, pasti kita dapat melihat dan merasakan sendiri adanya sisi positif dan sisi negatif dari dampak media sosial. Dengan merasakan sisi positif dan negatif inilah yang sering menimbulkan pertanyaan bagi para beberapa orang tua “Kapan waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan media social kepada anak?”