Artikel School Age - Higher Grade

Bagaimana Membantu Mengembangkan Regulasi Diri Anak

Sebagai orang tua, pasti pernah, ya kita melihat anak melakukan tantrum atau mengekspresikan emosinya secara berlebihan, misalnya marah-marah atau merajuk. Hal itu sebenarnya wajar jika sesekali terjadi pada anak berusia sekitar dua tahun. Namun, semakin besar, anak diharapkan untuk mampu mengontrol emosinya dan mengekspresikannya dengan tepat.

Cerdas Digital – Kesiapan Hidup Anak Jaman Now

Memisahkan diri anak dari dunia digital dapat menjadi hal yang kontraproduktif. Sebagai orangtua, yang perlu dilakukan adalah membekali anak agar siap hidup di era digital. Jika dahulu kesuksesan anak diprediksi dari level kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosionalnya (EQ), anak jaman now perlu yang namanya kecerdasan digital (Digital Quotient – DQ).

Mengenal Metode Montessori

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekolah menawarkan metode montessori sebagai kurikulum yang digunakannya. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Metode Montessori? Yuk, kita simak penjelasannya..

Tes IQ 101

Sebenarnya, apa saja sih yang kita perlu ketahui tentang tes IQ? Kita akan bahas secara singkat dalam artikel IQ 101 berikut ini.

Kekerasan dan Pendidikan

Bicara soal pendidikan di Indonesia, suka tidak suka perlu mengangkat tentang kekerasan yang terjadi di dalamnya. beberapa waktu lalu terjadi, guru meninggal karena dipukul murid yang tak terima ditegur di kelas.

Anak Cerdas Adalah Anak yang Bermain

Perkembangan anak dapat distimulasi dengan bermain. Bermain akan memperkaya hubungan syaraf di dalam otak sehingga kemampuan belajar, memori, dan kecerdasan sosial anak pun semakin meningkat.

Resolusi Pengasuhan di Tahun Baru

Apa yang kira-kira bisa dilakukan orangtua agar bisa menjalankan dan mempertahankan resolusi pengasuhan tahun baru? Yuk coba belajar menggunakan prinsip SMART.

Potensi Bakat Saja Tidak Cukup

Setiap anak punya potensi bakat yang berbeda-beda, ada yang di bidang menyanyi, membuat cerita, menari, olahraga, memecahkan teka-teki, memasak, melukis, berkebun, menjahit, membangun pertemanan, dan sebagainya. Namun agar dapat teraktualisasi dan bisa membuahkan suatu karya, potensi bakat saja tidaklah cukup.

Setiap Anak Cerdas

Ide Einstein bahwa pada dasarnya setiap individu punya kemampuan dan kelebihan yang berbeda-beda sejalan dengan pemikiran Howard Gardner, pencetus teori kecerdasan majemuk. Menurutnya, setiap anak cerdas, tinggal kacamata mana yang mau kita pakai untuk melihat.

Mengajarkan Anak Bisa Membedakan Berita Hoax

Saat ini kita hidup di era informasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Ketika semua orang dengan smartphone bisa mempublikasi berita online, semakin sulit untuk membedakan mana berita fakta dan mana yang bukan.