Artikel Family

Time Out – Yes or No?

Saat time-out, orang tua berharap anak dapat merenung dan merefleksikan kesalahan yang telah mereka lakukan. Tampaknya efektif dan efisien untuk dilakukan ya. Namun, apakah benar demikian?

Melatih Kemandirian Anak Sejak Dini

Orang tua pasti menginginkan agar anaknya dapat tumbuh mandiri. Apakah hal itu bisa dilatih? Tentu saja bisa, dan justru perlu dilatih sedini mungkin, bahkan sejak usia balita.

Mari Berimajinasi!

Sebenarnya, apa ya manfaat dari imajinasi ini? Sampai sejauh mana kita sebagai orang tua dapat mendorong anak untuk terus mengembangkan imajinasinya, atau justru kita perlu khawatir ketika anak menunjukkan imajinasi yang makin berlebihan?

Saya Cinta Indonesia

Mengandalkan hari-hari besar saja untuk mengajarkan kecintaan pada tanah air kepada anak-anak kita tidaklah cukup. Ada hal-hal yang orang tua dapat lakukan untuk membantu mengenalkan konsep nasionalisme pada anak, seperti berikut ini:

Pendidikan Seks Untuk Balita

Hah? Apa tidak salah anak balita sudah dikenalkan tentang seks? Apa tidak mendorong anak untuk seks bebas? Mungkin itu pemikiran sebagian orang tua ya.

Mempersiapkan Anak Memasuki Masa Remaja

Apa yang terlintas pada pikiran parents ketika mendengar kata remaja? Mungkin sebagian berpikiran masa yang labil, pubertas, masa pencarian jati diri dan sebagainya. Parents juga mungkin teringat bagaimana pengalaman masa remaja dulu. Ketika mulai memiliki kelompok pertemanan tertentu, memiliki idola di sekolah ataupun jatuh cinta pada teman lawan jenis.

Tinggal Terpisah dengan Anak: Haruskah?

Beberapa bulan terakhir pemberitaan ramai oleh isu pemisahan anak dan orang tua terkait dengan kebijakan imigrasi USA. Sulit rasanya membayangkan anak yang dipisahkan secara paksa dari orang tua, terlebih untuk waktu yang tidak diketahui seberapa lama. Sebenarnya, bagaimakah dan seberapa besar efek dari pemisahan antara orang tua dan anak?

Kapan Kita Perlu ke Psikolog?

Banyak orang yang merasa bahwa pergi ke psikolog identik dengan permasalahan jiwa yang berat. Tidak jarang pula yang tersinggung jika mendapat saran untuk bertemu dengan psikolog. Kalau sekedar curhat, bukannya bisa dilakukan dengan orang terdekat? Apa bedanya curhat ke psikolog dengan ke teman atau saudara terdekat? Dan kira-kira, kapan ya kita butuh pergi ke psikolog?

Cerdas Digital – Kesiapan Hidup Anak Jaman Now

Memisahkan diri anak dari dunia digital dapat menjadi hal yang kontraproduktif. Sebagai orangtua, yang perlu dilakukan adalah membekali anak agar siap hidup di era digital. Jika dahulu kesuksesan anak diprediksi dari level kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosionalnya (EQ), anak jaman now perlu yang namanya kecerdasan digital (Digital Quotient – DQ).

Bagaimana Mengembangkan Resiliensi Anak

Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan agar anak kita dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Tugas kita, sebagai orang tua, adalah bagaimana membantu mereka mempersiapkan diri untuk tidak mudah menyerah dan mau segera bangkit dari kegagalan atau tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.