Yuk Liburan Bersama Anak!

By Rumah Dandelion

Sebentar lagi akhir tahun, nih. Mungkin beberapa keluarga sudah merencanakan liburan, bertamasya atau sekedar pulang ke kampung halaman bersama si kecil. Ketika pergi berlibur bersama si kecil, mungkin persiapan yang dilakukan akan sedikit berbeda dengan ketika hanya pergi bersama pasangan. Meskipun begitu, tahukah parents bahwa pergi liburan memiliki berbagai manfaat bagi si kecil? Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai serba-serbi liburan bersama anak.

Banyak yang berpikiran bahwa pergi berlibur bersama anak akan repot karena banyak hal yang harus dipersiapkan dan dibawa saat liburan. Namun dibalik kerepotan tersebut, selama parents mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, pasti bisa diatasi. Liburan bersama anak juga dinilai dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anak maupun orangtua. Hal ini tentunya juga dapat meningkatkan bonding antara orangtua dan anak serta berpengaruh pada semangat dan kinerja orangtua ketika kembali bekerja sebagai bentuk dari refreshment.

 

 

 

 

Tidak hanya bagi orangtua, liburan bersama anak juga memberikan berbagai manfaat bagi anak. Menurut Arnall (1996), ketika pergi berlibur, anak akan belajar berbagai hal seperti: belajar mengenai masyarakat dari budaya yang berbeda. Hal itu turut memberikan pengetahuan pada anak bahwa dunia itu luas dan banyak hal yang bisa dieksplorasi. Kedua, mengajarkan anak bahwa terdapat hal-hal yang tidak terduga yang dapat terjadi selama liburan. Hal-hal tersebut seperti, selimut yang hilang di perjalanan, bantal di hotel yang kurang nyaman atau transportasi yang ramai. Keadaan ini dapat turut melatih kesabaran dan problem solving pada diri anak. Ketiga, liburan dapat turut menghibur diri anak dari rutinitas sehari-hari yang dijalani anak seperti sekolah. Saat liburan, anak dapat melakukan aktivitas yang berbeda dari biasanya. Kegiatan tersebut seperti bermain di pantai, berenang, bermain pasir dan lainnya. Manfaat selanjutnya yaitu mengajarkan anak tentang sosialisasi. Ketika berkunjung ke tempat baru anak akan berjumpa dengan orang baru dengan budaya yang berbeda. Hal ini dapat turut mengajarkan anak mengenai bagaimana menerima perbedaan budaya di tempat baru.

Ternyata banyak sekali yah parents, manfaat liburan bagi anak. Lantas, hal-hal apa saja yah yang kiranya harus diperhatikan sebelum pergi berlibur bersama anak. Leggat dan Speare (2006), menjelaskan mengenai beberapa hal tersebut, diantaranya:

  • Mencari tahu mengenai transportasi, hotel, tempat wisata dan kebersihan di tempat yang akan dikunjungi.
  • Memperhatikan kesehatan anak. Ketika berkunjung ke tempat baru terkadang makanan, kondisi udara, dan cuaca yang berbeda dapat membuat kesehatan anak terganggu karena harus beradaptasi. Oleh karena itu pastikan anak pergi dalam kondisi sehat atau dapat juga konsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak.
  • Mempersiapkan barang-barang penting yang harus dibawa seperti: ASI dalam botol bagi anak yang masih menyusui, selimut, popok, mainan favorit anak. Baju ganti anak, tisu basah dan medical kit.

Leggat dan Speare (2006), juga menambahkan bahwa orangtua harus memperhatikan beberapa kondisi terkait kesehatan anak  yang kerap dialami ketika berpergian. Kondisi tersebut diantaranya:

  • Motion sickness atau biasa disebut mabuk perjalanan. Ketika anak mengalami ini, dapat diberikan obat penghilang rasa mual untuk anak, menyiapkan kantung plastik, atau membantu anak untuk merasa tenang dengan meminta anak menutup matanya.
  • Ear pressure, kondisi ini biasa terjadi ketika anak berpergian naik pesawat. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini yaitu, dengan mengajarkan anak untuk menelan ludah atau menguap.
  • Dehidrasi, pada anak keadaan ini umum terjadi. Oleh karena itu selalu siapkan minuman bagi anak untuk menjaga cairan dalam tubuh anak.
  • Diare, hal ini dapat diatasi dengan menjaga konsumsi makanan anak. Terkadang anak tidak terbiasa dengan makanan baru di tempat baru. Selain itu, perhatikan pula kebersihan makanan yang dikonsumsi anak. Bagi anak yang masih menyusui, selalu usahakan untuk memberi ASI secara teratur

Hal lain yang kerap dihadapi orangtua ketika mengajak anak liburan yaitu mengatasi kebosanan anak saat berpergian. Oleh karena itu, orangtua harus menyiapkan cara yang jitu untuk dapat tetap membuat anak antusias dalam berlibur. Sainsbury (2015), menjelaskan bahwa terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua untuk membuat anak tetap antusias saat berlibur, cara tersebut yaitu:

  • Mengajak anak mengenal tempat yang akan dikunjungi dengan membawa peta dan menunjukkan kemana akan pergi.
  • Mengajak anak belajar mengucapkan kata-kata seperti “halo”, “terimakasih” dan “selamat tinggal” dalam bahasa lokal dan mengucapkannya kepada warga lokal, seperi penjual di toko, pelayan di rumah makan dan lainnya.
  • Mengajak anak mengambil foto dari kamera dan menunjukkan hal-hal unik didalamnya. Anak juga dapat diminta menceritakan isi foto yang diambilnya, seperti “ada apa saja di foto tersebut?” “Foto mana yang paling kamu suka?” dan lainnya.

Nah parents, semoga artikel mengenai serba-serbi liburan bersama anak ini dapat memberikan informasi dan pengetahuan baru bagi parents. Jadi, jangan takut berlibur bersama anak. Yuk kita liburan. ☺

Oleh: Tiza Meidrina

Referensi:

Arnall, J. (1996). Benefits of Travelling with Children. Attachment Parenting Canada, 403-714-6766. Retrieved from www.attachmentparenting.ca 403-667-4557

Leggat, P.A., & Speare, R. (2006). Travelling with children. Journal of travel medicine, DOI: 10.1111/j.1708-8305.1998.tb00488. Retrieved from www.researchgate.net/publication/228032438

Sainsbury Bank. (2015). Flying With Children. Retrieved from https://www.sainsburysbank.co.uk/~/media/Files/resources/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>