Post-Partum Depression: Siapa yang bisa terkena dan Gejalanya?

By Rumah Dandelion

Selama 7 tahun belakangan ini saya banyak menangani kasus-kasus pernikahan dan keluarga dalam praktik psikologi. Menariknya, dalam 2-3 tahun terakhir, pengalaman pribadi saya dalam berpraktik menemukan banyaknya kasus-kasus ibu baru melahirkan yang mengalami Post-partum Depression atau biasa disebut dengan istilah PPD. Apa itu PPD? Bisa baca penjelasan lengkapnya di artikel ini ya.

Terdapat beberapa faktor resiko yang membuat seseorang lebih rentan mengalami PPD dibanding ibu lainnya. Faktor-faktor resiko tersebut adalah:

  1. Kecemasan atau depresi saat kehamilan, bahwa seorang ibu dengan pengalaman periode hamil yang banyak mengalami kecemasan atau depresi, lebih rentan untuk mengalami PPD setelah melahirkan.
  2. Peristiwa hidup yang menekan (stressful), bahwa adanya peristiwa yang berdampak pada perubahan hidup, seperti kehilangan pekerjaan, kehilangan anggota keluarga, pindah kota/negara/lingkungan baru yang sangat berbeda dengan lingkungan sebelumnya, dapat membuat seorang ibu rentan mengalami PPD.
  3. Kurangnya dukungan sosial, bahwa seorang ibu baru yang tidak memiliki sistem dukungan sosial yang memadai, cenderung mudah mengalami PPD karena isu kesepian dan tidak adanya bantuan dalam mengatasi permasalahan ibu baru dan bayi baru lahir.
  4. Kurangnya rasa percaya diri dan pengetahuan tentang perawatan bayi baru lahir, bahwa ibu yang tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang perawatan bayi cenderung mudah mengalami PPD karena kesulitannya dalam merawat bayi,
  5. Temperamen anak, bahwa ibu baru yang memiliki bayi dengan temperamen sulit cenderung lebih mudah mengalami PPD dibanding bayi dengan temperamen “easy” atau “slow to warm up” karena karakter bayi bertemperamen sulit yang biasanya memang lebih rewel.

Pengenalan dini bahwa seseorang mengalami PPD menjadi kunci penting dalam pemberian treatment yang efektif. Kepekaan dari pasangan dan lingkungan sosial dalam mengenali adanya gejala PPD dan kesediaan si ibu baru untuk mengakui bahwa dirinya mengalami PPD akan menentukan apakah seorang ibu akan mendapatkan bantuan dalam mengatasi kondisi PPD- nya atau tidak. Seringkali ada ketakutan dari seorang ibu untuk mengakui permasalahan emosional yang ia hadapi karena khawatir mendapatkan respon lingkungan yang meremehkan atau bahkan menyalahkan mereka karena tidak bisa menjadi ibu yang baik.

Beberapa gejala dari PPD yang perlu dikenali oleh ibu baru dan lingkungan sosialnya adalah:

  1. Kesedihan yang berkepanjangan
  2. Sering menangis, bahkan terhadap hal-hal kecil
  3. Sulit konsentrasi dan tidak bisa menetapkan apa pun
  4. Kesulitan mengingat
  5. Perasaan tidak berharga, tidak mampu, dan bersalah terutama terkait pengasuhan anak
  6. Mudah merasa terganggu dan marah
  7. Kehilangan keinginan untuk merawat diri sendiri
  8. Tidak semangat dan enggan dalam menjalani rutinitas sehari-hari
  9. Perasaan lelah yang sangat dan berkepanjangan
  10. Pengurangan atau peningkatan nafsu makan yang signifikan
  11. Kecemasan dalam bentuk pikiran-pikiran tidak lazim dan rasa takut, seperti pemikiran berulang tentang melukai bayi
  12. Keterikatan emosional yang buruk dengan bayi, tidak menunjukkan ketertarikan terhadap bayi maupun aktivitas keluarga lainnya
  13. Kehilangan minat untuk melakukan aktivitas bersenang-senang apa pun yang sebelumnya disukai

Ketika melihat adanya ibu baru yang mengalami gejala-gejala di atas, terutama di periode 2-3 bulan pertama setelah melahirkan, maka segeralah mencari bantuan. Ibu yang mengalami PPD dan tidak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, beresiko untuk memiliki hubungan ibu – bayi yang bermasalah juga. Penelitian menunjukkan bahwa bayi dengan ibu yang mengalami PPD cenderung memiliki permasalahan kognitif, perilaku, dan sosial emosional di kemudian hari.

Tidak perlu malu dan merasa gagal ketika seorang ibu mengalami PPD. Ingatkan bahwa adalah hal yang manusiawi untuk membutuhkan bantuan. Menolong diri sendiri merupakan langkah awal seorang ibu untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya. Happy children comes from happy parents. Healthy children comes from healthy parents. Help yourself first, before you help your children or anyone else.

 

Oleh: Nadya Pramesrani, M. Psi., Psikolog

 

Source:

Stewart, D. E., et al. (2003). Postpartum Depression: Literature review of risk factors and interventions. Toronto Public Health: University Health Network Women’s Health Program.

NIHCM Foundation. (2010). Identifying and treating maternal depression: strategies and considerations for health plans. Washington: NIHCM Foundation Issue Brief, June 2010, www.NIHCM.org.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>