Mengapa Orang tua Perlu Memiliki Hubungan Berkualitas dengan Anak?

By Agstried Elisabeth

Menjadi Orang tua mungkin adalah salah satu hal tersulit di dunia. Kita berusaha melakukan sebaik yang kita bisa, namun kita juga harus menyadari penentu hasil akhir tidak berada di dalam kendali kita sebagai orang tua. Coba ingat lagi ketika parents sedang dalam masa menyambut anak. Senang-tapi-cemas bercampur jadi satu. Ketika anak sudah lahir, beda lagi perasaan yang kita rasakan. Kita merasa bahagia-frustrasi-lelah-penuh harapan. Emosi-emosi itu campur aduk kita rasakan. Sebagai parents kita juga mengejar pengetahuan sampai kemana-mana. Browsing artikel parenting, ikut seminar dan workshop, baca buku, konseling, semua kita lakukan agar kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Meskipun cara di atas tidak salah, namun sebagai parents kita perlu ingat bahwa yang terpenting adalah kita menjaga relasi kita dengan anak-anak.

Lalu bagaimana agar kita bisa memiliki relasi yang sehat dengan anak?

Setiap fase kehidupan anak, orang tua memiliki peran yang berbeda. Misalnya saat anak bayi, peran orang tua adalah sebagai penyedia rasa aman dan kehangatan. Sejak bayi anak belajar bahwa orang tua adalah sosok yang membantu kebutuhan mereka, dan mendekap mereka ketika tidak nyaman. Di usia balita, peran orang tua bergeser sebagai sosok yang membantu anak memahami lingkungan sosial. Maka di usia ini orang tua mengenalkan aturan, mengarahkan dan mengajarkan anak mengenai perilaku-perilaku yang pantas dilakukan atau tidak.

Jadi intinya adalah kita mengetahui kebutuhan anak di tahapan usia perkembangannya. Bagaimana cara mengetahuinya? Tentu saja dengan  menghabiskan waktu berkualitas bersama anak. Lewat bermain, baca buku, mengobrol, dan lain sebagainya. Ketika semua interaksi dilakukan dengan hangat dan menyenangkan maka saat itulah relasi orang tua dan anak meningkat.

Memiliki relasi yang positif dengan orang tua memberikan beberapa dampak positif jangka Panjang pada anak.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa anak yang memiliki relasi yang positif dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengendalikan emosinya pada saat ia tertekan. Selain itu, kesehatan mental dan perkembangan emosional anak pun sangat dipengaruhi kualitas hubungan antara anak dan orang tua.

Oleh karena itu, parents jangan lupa untuk selalu meluangkan waktu bermain dengan anak di rumah yaa.. dan ingat be present. Hadirlah dengan sepenuh hati ketika berinteraksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>