Membentuk Perilaku Positif Sejak Tiga Tahun

By Rumah Dandelion

Orang tua pasti sangat senang jika anak dapat berperilaku positif. Tapi untuk membentuk perilaku positif yang konsisten ternyata susah-susah gampang ya! Karena salah satu kunci dalam pengasuhan yakni KONSISTENSI Saat konsistensi dilakukan sejak dini, anak akan terbiasa dan lebih banyak berlatih untuk mengasah perilaku yang positif.

Nah berikut merupakan tips bagi para orang tua untuk membentuk perilaku positif yang dapat dimulai sejak anak usia tiga tahun.

  1. Rutinitas orang tua menjadi panutan

Saat ingin membentuk perilaku positif, orang tua menjadi salah satu model ideal bagi anak. Anak selalu memperhatikan orang tua, tanpa kita sadari. Jadi saat kita tidak mau anak-anak kita berteriak-teriak, maka orang tua dapat menggunakan intonasi yang lebih lembut saat berbicara dengan anak dan pilihlah kata yang sesuai. Bagaimana jika orang tua marah? Maka ekspresikanlah dengan kalimat yang tegas, tanpa perlu berteriak.

  1. Berikan pujian pada tingkah laku positif anak

Banyak sekali orang tua yang lebih sering marah kepada anak, tapi jarang sekali melakukan pujian saat anak bersikap positif. Maka dari itu, orang tua dapat berlatih untuk observasi perilaku positif apa yang anak lakukan dan puji anak saat melakukannya. Misalnya, Pernahkah ke supermarket dengan anak dengan perjanjian sebelumnya? “Nak, nanti saat ke supermarket kamu hanya boleh beli 1 makanan saja ya dan tidak lari-larian (jalan saja)”. Saat permintaan orang tua dapat dipenuhi anak, berikan pujian kepadanya setelah pulang dari supermarket “Wah, kamu bisa ya tadi menemani Mama tanpa berlari-lari. Kamu menjadi anak hebat hari ini!”

  1. Tepati janji

Jika orang tua memberikan sebuah janji (walaupun kita sebagai orang tua sering kali salah / terlanjur memberikan sebuah janji), maka orang tua harus menepatinya. Hal ini melatih anak belajar untuk membangun kepercayaan, dan belajar bahwa orang tua berusaha tidak mengecewakannya. Contoh saat orang menepati janji misalnya, saat orang tua mengatakan bahwa ia akan pergi keluar dari toko mainan jika ia tidak berhenti main, maka orang tua harus lakukan.  Hal ini memperlihatkan kepada anak bagaimana orang tua memegang ucapan terhadap apa yang telah dikatakan.

  1. Orang tua dapat melakukan instruksi dengan menyenangkan

Saat orang tua perlu mencari perhatian kepada anak supaya anak melakukan sebuah perilaku positif, sampaikan dengan cara menyenangkan. Alternatifnya dapat dilakukan sambil bernyanyi atau menari bersama. Misalnya: saat ingin makan bersama dan makan sambil duduk, bisa nyanyikan lagu dengan tema makan, dan lainnya. Jangan takut merasa jelek saat bernyanyi karena yang terpenting pesan yang disampaikan bukan?

  1. Siapkan lingkungan yang aman untuk anak belajar

Untuk mengajarkan anak berperilaku positif, orang tua perlu mendukung dengan membangun lingkungan di sekitarnya. Salah satunya dengan memastikan bahwa lingkungan bermainnya aman dan anak bisa bereksplorasi dengan bebas. Contohnya saja di dalam rumah, simpan barang pecah belah untuk mencegah kemungkinan barang-barang itu terjatuh atau pecah.

  1. Orang tua diharapkan dapat berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak

Saat orang tua ingin melarang anak melakukan sesuatu yang negative, perlu dipikirkan kembali apakah hal itu benar-benar perlu disampaikan. Karena dengan meminimalisasikan instruksi yang berisi larangan atau feedback negative, maka orang tua juga meminimalisasi konflik dengan anak atau perasaan bersalah ada anak. Aturan itu memang penting tapi berikan saat situasinya benar-benar harus diterapkan.

 

Rutinitas untuk membentuk perilaku positif ini akan lebih efektif jika dilakukan sering dan konsisten dilakukan tidak hanya oleh orang tua tetapi juga pengasuh di rumah. Karena dengan berperilaku positif, anak dapat belajar mengenai aturan sosial dengan lebih mudah saat berada di lingkungan yang lebih luas.

Oleh: Carmelia Riyadhni, S. Psi.

Sumber: http://raisingchildren.net.au/articles/encouraging_good_behaviour.html/context/727

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>