Kapan Kita Perlu ke Psikolog?

By Rumah Dandelion

Banyak orang yang merasa bahwa pergi ke psikolog identik dengan permasalahan jiwa yang berat. Tidak jarang pula yang tersinggung jika mendapat saran untuk bertemu dengan psikolog. Kalau sekedar curhat, bukannya bisa dilakukan dengan orang terdekat? Apa bedanya curhat ke psikolog dengan ke teman atau saudara terdekat? Dan kira-kira, kapan ya kita butuh pergi ke psikolog?

Psikolog merupakan ahli dalam praktik ilmu psikologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia. Untuk menjadi seorang psikolog, individu harus terlebih dulu menjalani pendidikan formal S1 Psikologi lalu melanjutkan pendidikan tingkat S2/profesi Psikologi. Sebagai profesi yang resmi, untuk dapat praktek, psikolog juga harus memiliki sertifikat atau lisensi dari lembaga resmi terkait. Di Indonesia, untuk mendapat ijin praktek, psikolog harus memiliki lisensi dari HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia), yang harus selalu diperbarui selama beberapa tahun. Jadi, psikolog adalah profesi yang serius ya.. 

Masalah apa yang biasa ditangani psikolog?

Banyak dan beragam sekali masalah yang biasa ditangani oleh psikolog, dari masalah klinis seperti misalnya depresi, masalah perilaku, atau issue yang muncul karena kejadian-kejadian tertentu, misalnya stress karena mengalami musibah, kedukaan atau sulit beradaptasi ketika memasuki lingkungan baru atau memegang peranan yang baru (misalnya pekerjaan baru yang lebih menantang). Namun, tidak hanya ketika ada masalah, psikolog juga dapat membantu klien untuk dapat mengenal serta memaksimalkan potensinya, misalnya saja dengan melakukan serangkaian tes minat dan bakat.

Ranah Psikolog

Seperti juga dokter, psikolog juga memiliki spesialisasi. Beberapa ranah psikolog antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Psikolog klinis anak
  2. Psikolog klinis dewasa
  3. Psikolog pendidikan
  4. Psikolog industri

Apa yang biasa dilakukan oleh psikolog?

Psikolog menggunakan berbagai metode untuk mengidentifikasi masalah, seperti misalnya teknik wawancara terstruktur maupun melalui sejumlah tes. Dalam proses penanganan masalahnya itu sendiri, psikolog dapat melakukan konseling ataupun melakukan beberapa jenis terapi, sesuai dengan kebutuhan klien. Berbagai jenis terapi secara umum antara lain terapi kognitif, terapi perilaku, cognitive behavioral therapy. Itu hanya sedikit dari contoh terapi yang ada. Untuk anak misalnya, ada berbagai jenis terapi seperti terapi bermain, DIR floortime therapy, dan lain sebagainya. Tidak jarang pula psikolog melakukan kombinasi dari beberapa terapi, sesuai dengan kebutuhan klien.

Terapi yang dilakukan psikolog dapat bersifat individual, pasangan, grup, maupun family therapy. Yang perlu diingat, psikolog tidak pernah memberikan atau meresepkan obat, karena psikolog tidak memiliki background medis atau kedokteran seperti psikiater.

Kapan kita perlu pergi ke psikolog?

  • Ketika masalah yang dialami sudah mulai mengganggu fungsi sehari-hari, misalnya konsentrasi dalam bekerja, hubungan dengan orang-orang di sekitar, dan lain sebagainya.
  • Ketika orang-orang terdekat mulai merasa terganggu dengan masalah kita, dan mereka tidak dapat  melakukan apapun untuk membantu
  • Sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah, namun masalah tersebut tidak dapat diselesaikan
  • Mengalami kejadian yang berpotensi traumatis, seperti misalnya kecelakaan, bencana, kehilangan orang atau hal yang sangat berharga bagi anda.
  • Saat anda merasa masih kurang mengoptimalkan potensi diri dan ingin mengenal lebih jauh mengenai potensi diri anda

Jika anda merasa anda atau anggota keluarga anda butuh melakukan konsultasi dengan psikolog, anda perlu terlebih dulu membuat janji pertemuan. Biaya per-pertemuan biasanya bervariasi antar institusi, jadi pastikan anda menanyakan kebijakan mengenai hal tersebut sehingga proses konsultasi dapat berjalan dengan lancar. Setiap pertemuan dapat berlangsung selama kurang lebih 60 – 90 menit, tergantung dari isi pertemuan tersebut (apakah konseling atau ada tes-tes khusus yang dilakukan). Jadi, tak perlu ragu lagi untuk meminta bantuan psikolog ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>