Apa Itu Cinta?

By Nadya Pramesrani

Sepanjang sejarah manusia, topik cinta selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Hidup seseorang bisa senang, sedih, jungkir balik karena cinta. Seniman terinspirasi dari cinta dalam berkarya dan ilmuwan melakukan penelitian-penelitian untuk mencoba mendefinisikan cinta.  Jadi apa itu cinta? Sudah banyak yang mencoba untuk mendefinisikan apa itu cinta, tetapi sampai saat ini masih belum ada kesepakatan bersama tentang definisi cinta. Namun, beberapa peneliti mengatakan bahwa Cinta dapat diukur karena memiliki dimensinya.

Pada tahun 1988, Robert Sternber dari hasil penelitiannya mengatakan bahwa cinta terdiri dari 3 dimensi, yaitu hasrat (passion), keintiman (intimacy), dan komitmen. Teori Sternberg ini dikenal dengan nama Sternberg’s Triangular Theory of Love. Sudah 30 tahun sejak teori ini dikemukakan dan ternyata masih relevan hingga saat ini. Kita kenali lebih lanjut ya.

Tiga dimensi dalam cinta menurut Sternberg adalah:

  1. Passion, atau hasrat merupakan komponen motivasi yang memunculkan perasaan romantis, ketertarikan fisik, dan keinginan untuk melakukan interaksi sosial. Hasrat mengarahkan seseorang untuk mau menjalin hubungan cinta dengan orang lain.
  2. Intimacy, komponen emosi yang membuat seseorang merasa terhubung dengan pasangannya. Termasuk di dalamnya perasaan hangat, berbagi, dan kedekatan emosional, keinginan untuk membantu pasangan,
  3. Commitment, komponen kognitif dari cinta, yang merujuk pada keputusan seseorang untuk secara sadar mencintai pasangannya dan mempertahankan keutuhan hubungan.

Sternberg mengatakan bahwa Passion merupakan komponen yang paling cepat bertumbuh di awal-awal hubungan namun akan menurun seiring bertambahnya waktu hubungan. Sedangkan Intimacy dan Commitment akan terus berkembang sepanjang hubungan terjalin. Dengan adanya perubahan besaran dari ketiga aspek ini dalam suatu hubungan, Sternberg mengklasifikan beberapa jenis cinta seperti yang bisa dilihat di gambar di bawah ini:

Berada di jenis cinta yang mana kah hubungan kita sekarang? Kita coba kenali hubungan yang kita jalani saat ini yuk! Di bawah ini ada beberapa pernyataan, baca dulu hingga pernyataan terakhir, baru dipilih pernyataan yang mana yang paling menggambarkan hubungan Anda saat ini.

  1. Kalian sudah bersama selama beberapa tahun, masih merasa dekat dan terhubung satu sama lain secara emosional, namun tidak selalu merasa menggebu-gebu terhadap satu sama lain seperti sebelumnya.
  2. Anda memiliki dorongan seksual dan kebutuhan untuk berinteraksi secara fisik dan romantis dengan pasangan, tapi tidak melulu merasa dekat dengan pasangan. Anda belum punya rencana masa depan bersama.
  3. Anda sudah menikah untuk waktu cukup lama dan masih mengatakan cinta secara verbal kepada pasangan. Namun menyadari berkurangnya atau bahkan hilangnya perasaan dekat dan dorongan seksual terhadap pasangan.
  4. Sudah bersama selama lebih dari 6 tahun, merasakan cinta serta hasrat yang sama besarnya dengan awal hubungan, memiliki hubungan yang dekat dan hangat, dan berkomitmen secara perilaku dan verbal untuk mempertahankan hubungan.
  5. Baru menjalani hubungan selama beberapa bulan, mulai merasa dekat dan nyaman secara emosional, dan mulai tergerak/bergairah untuk merencanakan masa depan bersama.
  6. Merasa dekat dan nyaman secara emosional dengan pasangan, memiliki dorongan dan keinginan untuk kontak fisik dan seksual, namun belum ada rencana masa depan bersama.
  7. Sudah menjalin hubungan selama beberaa lama, berencana untuk hidup bersama, mempertahankan kehidupan seksual yang sehat dan memuaskan tetapi tidak terlalu merasa nyaman dan dekat secara emosional dengan pasangan.

 

Sudah dibaca semua? Yang mana yang kira-kira paling menggambarkan hubungan Anda dengan pasangan saat ini?

1.       Companionate Love

2.       Infatuation

3.       Empty Love

4.       Consummate Love

5.       Pertemanan

6.       Romantic Love

7.       Fatuous Love

 

 

Perlu diingat bahwa hubungan cinta bersifat dinamis dan terus berubah. Artinya, bila ingin memiliki hubungan dengan komposisi 3 dimensi yang sama besarnya, yaitu Consummate Love (passion + intimacy + commitment), kedua pasangan perlu secara aktif berusaha dan berproses untuk meningkatkan kualitas hubungannya. Ada cara-cara apa saja yang sudah Anda lakukan dan efektif? Keterbukaan, diskusi 2 arah, dan komunikasi positif bisa menjadi 3 hal pertama yang dilakukan. Bila Anda dan pasangan merasa kesulitan untuk melakukannya secara mandiri, jangan ragu untuk meminta bantuan professional seperti mengikuti Konseling Pernikahan atau Relationship Education.

Source:

Sternberg, R. (1988). Triangulating Love. In R. Sternberg & M. Barnes (Eds.), The Psychology of Love. New Haven, CT: Yale University Press.

Krauss, Susan. (2013). Which of the 7 types of love relationship fits you? https://www.psychologytoday.com/blog/fulfillment-any-age/201308/which-the-7-types-love-relationships-fits-yours?amp

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>