Kisah Kumpul-Kumpul: ParenTeam (15 Maret 2015)

By Rumah Dandelion

Pada tanggal 15 Maret 2015 lalu Rumah Dandelion mengadakan acara Kumpul-Kumpul bersama Rumah Dandelion. Biasanya kalau acara Kumpul-kumpul para Ayah dan Ibu akan membawa anak-anak mereka dan beraktivitas bersama. Tetapi kali ini, anak-anak yang terlihat hanya anak-anak dari tim Rumah Dandelion. Lalu kenapa namanya Kumpul-kumpul? Karena acara ini ditujukan untuk calon ayah, calon ibu, dan calon bayi yang ada di perut ibu. Jadi sudah bisa disebut Kumpul-kumpul kan? Meskipun bayi masih ada di perut ibu.

Acara ini bertempat di Yesterday Lounge Restaurant. Tempat makan bergaya retro industrial nan asik, lengkap dengan halaman luas dan joglo terbuka, ademmm.. Oke, balik ke acara. Tema acara ini adalah ParenTeam. Tujuannya, agar calon ayah dan calon ibu dapat menjadi tim yang solid saat menyambut kehadiran anak nantinya. Acara ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah seminar cara menjadi pasangan yang solid untuk si buah hati. Pemberi seminarnya adalah Nadya Pramesrani, M.Psi., Psi. Nadya adalah salah satu tim Rumah Dandelion yang juga merupakan Psikolog pernikahan. Ahlinya banget, kan?

Pada seminar ini, awalnya peserta diminta untuk menuliskan harapan dan kekhawatiran mereka sebagai calon orangtua. Beberapa peserta menuliskan khawatir tidak bisa memberikan stimulus yang cukup untuk anak-anak mereka. Ada juga yang khawatir karena tidak merasa khawatir. Oleh Nadya, kekhawatiran dan harapan mereka kemudian dibahas dan menjadi pembuka ke materi selanjutnya. Nadya menyampaikan bahwa keluarga, seperti makhluk hidup, juga berkembang. Setiap fase perkembangannya memiliki tantangan. Tantangan-tantangan itulah yang harus diantisipasi oleh pasangan. Untuk mengantisipasi tantangan dan konflik yang mungkin muncul, komunikasi dan kebersamaan dapat menjadi kunci dalam penyelesaian masalah.

Sesi 2 adalah yoga berpasangan untuk calon ayah dan calon ibu. Sesi ini dipimpin oleh instruktur yoga prenatal bersertifikat, Tia Pratignyo. Tia meberikan instruksi bagaimana cara bernapas dan bergerak yang benar untuk ibu hamil.

Gerakan-gerakan apa yang dapat membantu ibu hamil dalam proses persalinan, dan gerakan-gerakan yang dapat dilakukan berpasangan, agar saat berolahraga kualitas hubungan pasangan juga meningkat. Selain itu, calon ayah dan calon ibu secara bergantian diminta untuk menyampaikan perasaan dan harapan mereka kepada bayi yang belum lahir. Terasa sekali lho, momen kebersamaan mereka sebagai keluarga.

Setelah selesai yoga, sebelum pulang tentu saja saatnya foto-foto! Sampai ketemu lagi di acara Rumah Dandelion berikutnya yaa..

One thought on “Kisah Kumpul-Kumpul: ParenTeam (15 Maret 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>